KPU Kabupaten Nganjuk

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

KPU Nganjuk Jalani Rapat Koordinasi Awal Mengenai Penataan Daerah Pemilihan dan Penghitungan Alokasi Kursi

Telah Dibaca : 164 kali

KPU Nganjuk- Tepatnya pada hari Selasa (28/11) pukul 10.30 WIB, agenda rapat koordinasi permulaan mengenai penataan daerah pemilihan dan penghitungan alokasi kursi DPRD Kabupaten Nganjuk dimulai. Pada rapat koordinasi ini unsur undangan meliputi perwakilan Tokoh Masyarakat, Komisi I DPRD Nganjuk dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Disdukcapil. Rapat koordinasi ini dimulai dengan pembukaan dari M. Agus Rahman Hakim (ketua KPU Nganjuk) yang menyebutkan bahwa "Terkait penataan Dapil DPRD Nganjuk dalam pemilihan umum 2019 masih membutuhkan feed back atau masukan sebagai bahan untuk menentukan apakah Dapil mengalami perubahan atau tetap sama seperti Pemilu sebelumnya", tutur ketua KPU Nganjuk.

Kemudian dilanjutkan oleh Pujiono, (Divisi Teknis KPU Nganjuk) yang memaparkan bahwa sesuai regulasi yang dianut, koordinasi data wilayah harus melalui pemda dan alokasi kursi sebanyak 50 kursi sesuai dengan UU. no.  7 tahun 2017. Adapun jumlah penduduk yang tercatat pada Data Agregat Kependudukan Perkecamatan (DAK2) mencapai angka 1.096.944 penduduk.

Sementara itu, salah satu masukan penting adalah bahwa menurut sebagian kalangan, jika jumlah kursi DPRD Nganjuk kembali menjadi 50 (lima puluh) seperti sebelum Pileg 2014, namun jumlah Dapil dan komposisi kecamatan dalam Dapil tetap seperti Pileg 2014, maka jumlah keterwakilan penduduk dalam masing-masing Dapil belum mencapai skala yang diinginkan. "Ada disparitas yang cukup besar dalam sisa keterwakilan penduduk antar Dapil," ungkap Daim Ichsany, mantan Komisioner KPU Nganjuk yang hadir sebagai salah satu peserta. Jadi, tugas KPU selanjutnya adalah menata Dapil mengalokasikan kursi ke setiap Dapil tersebut sesuai dengan skala yang telah ditentukan sebelumnya.

"Mungkin Jumlah Dapilnya bisa tetap, tapi komposisi kecamatan bisa dicoba untuk dirombak sehingga kesetaraan keterwakilan antardapil bisa terpenuhi," imbuh Juwahir, mantan Ketua Panwaslu sekaligus mantan ketua KPU yang juga hadir sebagai undangan.

Di akhir sesi, Pujiono  menyimpulkan hasil diskusi pada akhir rapat koordinasi kali ini, yakni bahwa berbagai masukan yang didapat telah diinventarisir dalam DIM (Daftar Isian Masalah), yang selanjutnya akan diolah dan dijadikan sebagai bagian pertimbangan penting untuk membuat beberapa varian rancangan Dapil yang akan disampaikan dan dibahas kembali dengan para pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat, dalam FGD yanga akan datang. Rapat koordinasi ini berakhir pada pukul 12.00 WIB. (iv_zy)

Anda berada di : Penataan Daerah Pemilihan dan Penghitungan Alokasi Kursi