KPU Kabupaten Nganjuk

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

KPU Nganjuk Rangkul Penyandang Disabilitas Untuk Ikuti Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilu Tahun 2019

Telah Dibaca : 67 kali

KPU Nganjuk- Tepatnya pada hari rabu (17/10) pagi. KPU Nganjuk mengadakan sosialisasi terkait pendidikan pemilih berbasis disabilitas dalam pemilihan umum tahun 2019. Bertempat di kelurahan Begadung Nganjuk, acara sosialisasi ini pun dilaksanakan. Ketika pembukaan acara, Lusia Anggra Kusuma (Ketua Panitia) menyampaikan terkait jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi ini. "Secara keseluruhan, kami mengundang 75 orang penyandang disabilitas yang masih menjadi murid SLB dan sebagian besar juga telah menjadi alumnus SLB (Sekolah Luar biasa) yang tersebar di kecamatan Kertosono, Loceret dan Patianrowo. Dari 75 orang penyandang disabilitas tersebut nantinya akan mengikuti panduan materi yang akan disampaikan oleh pihak KPU nganjuk. Mereka terdiri dari berbagai macam kategori yang meliputi tuna wicara, tuna netra, tuna grahita dan tuna rungu. Untuk itu, kami ditemani Emilia (Penerjemah Isyarat) untuk membantu berkomunikasi dengan para peserta. Kami juga sangat berterima kasih kepada KPU yang mau memberikan ilmu tentang kepemiluan", ucap Lusia membuka sambutannya.

Sementara itu, sambutan kedua yakni dari Kustoyo (Divisi SP3M) yang menyampaikan terkait sosialisasi pendidikan pemilih berbasis disabilitas. Beliau menjelaskan bahwa "Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait bagaimana cara menggunakan hak pilih yang benar sekaligus memberikan pelayanan terhadap penyandang disabilitas di dalam menyuarakan aspirasinya. Sehingga, nantinya bisa memilih dengan bijak. Tidak hanya itu, saya juga berpesan kepada seluruh penyandang disabilitas jika sewaktu-waktu kalian semua ingin menambah wawasan tentang kepemiluan, kalian bisa langsung datang ke RPP (Rumah Pintar Pemilu) yang berada di dalam kantor KPU Nganjuk. Disana ada banyak stiker, gantungan kunci, alat coblos, surat suara dan buku-buku panduan terkait kepemiluan," ungkap Kustoyo dengan tegas.

Kemudian ada pula sambutan dari Burhanudin (Narasumber Akademisi Disabilitas) yang membahas tentang pentingnya memilih pemimpin masa depan. "Menyuarakan aspirasi itu sangatlah penting. Sebagai warga negara yang baik. Kita harus memberikan hak pilih kita, karena aspirasi kita dalam pemilihan umum ini bisa menentukan nasib bangsa selama 5 tahun ke depan. Oleh karena itu, mari sama-sama kita memilih Paslon (Pasangan Calon) yang benar-benar sesuai dengan pilihan hati. Ingat, jangan golput. Apalagi di tahun 2019 mendatang, kita semua akan memilih Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten," tutur Burhanudin mengakhiri sambutannya. (iv_zy)

Anda berada di : Rangkul Penyandang Disabilitas Ikuti Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilu 2019