KPU Kabupaten Nganjuk

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Serunya Mencoblos

Telah Dibaca : 33 kali

KPU Nganjuk- Menyaksikan proses pemugutan suara barangkali sudah tidak asing bagi kita. Mulai dari pemilihan RT/RW, Kepala Desa, Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur, Anggota DPR/DPRD, bahkan Presiden dan Wakil Presiden. Dalam setiap proses pemilihan pastinya ada yang bertugas sebagai penyelenggara yang memastikan agar proses pemilihan berjalan sukses. Ada yang menjadi peserta pemilihan yang mempunyai visi misi briliant agar dipilih. Pun demikian ada yang menjadi menyalurkan hak pilihnya, memberikan suaranya dengan harapan terlahir pemimpin yang diidam-idamkan.

Lalu bagaimana jika menjadi penyelenggara dan pemilih itu anak-anak, apa yang akan terjadi? Inilah yang terjadi di Rumah Pintar Pemilu (RPP) "Kendhalisada" KPU Kabupaten Nganjuk pada Senin, 16 Desember 2019. Anak-anak yakni pelajar kelas 5 SD 'Aisyiyah 1 Nganjuk merasakan langsung bagaimana menjadi penyelenggara pemilu dan menyalurkan suaranya.

Di ruang Simulasi RPP "Kendhalisada" 105 anak yang mengadakan kunjungan belajar di KPU dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk selanjutnya mereka mendapat tugas menjadi petugas KPPS, Linmas, dan menyalurkan hak suaranya. Simulasi yang dilakukan bertujuan untuk memilih ketua kelas. Sebelum memulai simulasi, ibu Iin dari KPU menjelaskan dengan detail tugas masing-masing anggota KPPS, cara mencoblos dan bagaimana surat suara di katakan sah, termasuk mendeteksi siapa yang boleh memilih dan sudah mengguakan hak pilihnya.

Anak-anak begitu antusias menyimak penjelasan dan tidak sabar untuk segera praktik langsung. Ketika penjelasan usai mereka dengan suka cita mempraktekkan ilmu yang didapat. Tampak petugas KPPS sangat hati-hati dalam menjalankan tugasnya. Linmas pun terlihat sangat berwibawa dan tegas memastikan yang boleh masuk ruang pemungutan suara hanya mereka yang akan menggunakan hak pilihnya. Dan yang tidak kalah hebat pemilih yang akan menggunakan hak suara terlihat tertib mengantri giliran.

Dari dua kegiatan simulasi yang dilakukan setelah dilakukan perhitungan suara ternyata terdapat hasil yang berbeda. Kegiatan simulasi pertama yang terpilih menjadi ketua kelas adalah paslon nomor 1 yakni Mickey Mouse, sedang pada simulasi ke dua yang terpilih adalah Tom and Jerry paslon nomor 2. Hal ini menunjukkan bahwa anak sudah belajar menjadi pemilih berdaulat dan menjunjung tinggi asas pemilu dengan baik. Lebih hebatnya lagi, dari dua kegiatan simulasi yang dilakukan semua surat suara yang dicoblos sah dan tidak ada yang rusak. Artinya anak-anak memahami betul penjelesan yang mereka terima sebelum akhirnya mempraktikkannya.

Dari kegiatan simulasi tersebut banyak hal yang dapat kita pelajari. Jika anak-anak saja dapat bertanggungjawab dalam menggunakan hak dan kewajibannya, apalagi masyarakat yang dewasa tentunya tidak hanya bertanggungjawab tetapi lebih arif dan bijaksana dalam menggunakan hak dan kewajibannya dalam setiap proses pemilihan yang berlangsung. (a’yun)


Anda berada di : Serunya Mencoblos